SEJARAH DESA

1785737197917.png
Gambar: - ( Admin ) Sumber: https://binuang.krayantengah.my.id/

Sejarah Desa Binuang, Desa Binuang tidak terlepas dari peradaban masyarakat adat Dayak Lundayeh /Lengilo  di Dataran Tinggi Krayan, yang terbentuk melalui proses perpindahan dan penataan kembali (regrouping) wilayah adat serta pemekaran wilayah administratif di Kabupaten Nunukan.Asal-Usul dan Masyarakat Adat Dihuni oleh suku Dayak Lundayeh/ Lengilo, yaitu kelompok masyarakat dataran tinggi atau "orang hulu" yang telah lama mendiami wilayah alir Sungai Krayan.Memiliki jejak kebudayaan tua, termasuk peninggalan situs megalitik serta monumen bersejarah tradisional (ulong bayeh atau monumen buaya) di sekitar kawasan Binuang dan Long Mutan.Pada masa lampau, masyarakat hidup dalam perkampungan tradisional rumah panjang (ruma' kadang) sebelum akhirnya beradaptasi dengan pola pemukiman baru.Perkembangan Wilayah dan Pemerintahan Melalui proses penataan kembali (regrouping) wilayah adat di Krayan, terbentuklah kawasan pemukiman utama di wilayah adat Krayan Tengah yang mencakup Binuang, Ba' Liku, dan Long Padi.Kawasan Binuang sendiri menaungi beberapa wilayah seperti Desa Binuang, Pa' Milau, dan Long Mutan.Secara administratif, wilayah ini masuk ke dalam Kecamatan Krayan Tengah, yang resmi dimekarkan dari wilayah kecamatan sebelumnya melalui Peraturan Daerah Kabupaten Nunukan Nomor 11 Tahun 2015 dan Nomor 12 Tahun 2015.Saat ini, Desa Binuang berfungsi sebagai salah satu pusat pemerintahan penting di wilayah perbatasan darat antara Republik Indonesia dan Malaysia.

Bagikan post ini: