Kabut Asap Pekat Selimuti Krayan Tengah, Jarak Pandang dan Kesehatan Warga Mulai Terganggu
Fenomena kabut asap tipis hingga pekat kini tampak menyelimuti kawasan perbukitan dan pemukiman di wilayah Krayan Tengah dan sekitarnya. Kiriman asap yang memapar kawasan dataran tinggi ini diduga dipicu oleh fenomena kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta musim kemarau yang melanda wilayah Kalimantan.
Dampak Utama di Wilayah Krayan Tengah
Penurunan Jarak Pandang: Jarak pandang menuju dataran tinggi dan perbukitan berkurang drastis akibat lapisan embun bercampur asap (smog). Hal ini berpotensi mengganggu jalur transportasi darat maupun penerbangan perintis yang menjadi urat nadi wilayah perbatasan.
Keluhan Kesehatan Warga: Paparan partikel asap mulai dikeluhkan warga karena memicu gejala infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), seperti batuk, sakit tenggorokan, flu, dan iritasi mata.
Kualitas Udara Memburuk: Partikel abu dan asap suspended di udara membuat langit tampak redup meski di siang hari, menurunkan indeks kualitas udara di pemukiman warga.
Imbauan Langkah Antisipasi
1. Gunakan Masker: Warga sangat disarankan menggunakan masker standar (seperti N95 atau masker medis) saat beraktivitas di luar ruangan.
2. Batasi Aktivitas Luar Ruangan: Mengurangi kegiatan di luar rumah, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan penderita asma.
3. Cegah Pembakaran Lahan: Mengimbau masyarakat lokal untuk tidak melakukan pembakaran lahan atau sampah guna mencegah potensi karhutla baru di area sekitar.
Baca juga:
Wujudkan Akses Desa yang Lebih Baik, Pemdes Binuang Gelar Padat Karya Tunai Perawatan Jalan Binuang
Wujudkan Akses Desa yang Lebih Baik, Pemdes Binuang Gelar Padat Karya Tunai Perawatan Jalan Binuang